Turut Berduka Cita..

Hari ini langit mendung seperti sedang mengiringi kepergian Ibunda dari teman, kakak kelas dan saudara seiman kami Surya Wibawa. Sebuah SMS mampir di hape saya kemarin sore sewaktu hape saya low batt, akhirnya malam jam 9.30 baru saya buka dan menemukan kabar sedih tersebut…

Saya juga pernah kehilangan orang tua, bapak saya meninggal tepat 19 hari setelah saya bekerja di Jakarta. Bapak yang memang sudah sakit slama kurang lebih 4 tahunan akhirnya berpulang Agustus 2005. Sedih memang, dan sedihnya saya tidak berada di Solo untuk “melihat” kepergian bapak karena masa probation 3 bulan. 

Ada satu hal yang ditinggalkan bapak saya untuk saya, yaitu semangat hidup. Even dalam perjuangannya melawan penyakit jantung dan stroke yang menggerogoti tubuhnya (dulu semasa sehat berat bapak sekitar 80kg, setelah sakit mjd 40an kg, see the attached pic) beliau tidak mau dikasihani dan dipandang sebagai org sakit, even dalam keadaan terparah beberapa hari sebelum “pulang” saya sempet telpon bapak dan mengutarakan akan pulang Solo saja, namun dengan menangis bapak melarang saya pulang Solo, dia bilang yg ptg kamu sbg anak pertama kerja dulu. Ibu saya pun menyuruh saya utk jgn pulang krn bapak sempet marah krn tahu ibu menyuruh saya pulang. Even menyesal jg ga pulang, namun satu pelajaran dari bapak adalah masa depan anak2nya lebih penting daripada dirinya sendiri, penghidupan anak2nya lebih penting daripada dirinya sendiri, semangat yg ga pernah akan putus hanya dikarenakan sakit atau kelemahan tubuh dan yg paling penting adalah pengharapan dan imannya kepada “Papa J” akan kesembuhan yg meskipun tidak pernah dia alami sampai pada kematiannya namun bapak tidak pernah putus harapan dan iman bahkan oleh karena dia tidak p……dan sekarang saya percaya bapak sudah di sorga sedang menanam pohon2 kesayangannya hehehehe…

Saya percaya disaat kehilangan orang yg kita sayangi pasti menyakitkan, namun saya percaya bahwa mereka ada supaya kita bisa belajar dan mengingat2 pelajaran hidup yg mereka wariskan ke kita..

Turut berduka cita pak Surya! Doa kami supaya penghiburan dan kekuatan mengalir dari padaNYA, sehingga hati yang sedih digantikan dengan sukacita surgawi….Selamat jalan kepada Ibunda Pak Surya…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s