SKrIpsi about racism…

Lama sekali aku nggak update blog ini… Disamping sibuk yang pasti males juga hehehehe… Update terakhir ttg skripsi ku yang masih nge gantung… Pertama mau analysis novel ” The Adventures of Tom Sawyer ” by Mark Twain, tapiiiii novel yang itu sudah banyak dianalisa sama mahasiswa sebelum aku….Sueeeebeeeeel…. Mo cari novel yang lain kagak sempet bacanya…. Apa niiii jadinya…

Akhirnya aku sampai pada satu kesimpulan, kenapa aku nggak analisa karya sastra yang aku senengin aja ya…kaya Film, huahuahauhua.. Akhirnya sekarang aku jadi analisa Film judulnya “Remember The Titans” bintangnya Denzel Washington dan Will Patton. Ini film aku suka banget, udah ku lihat lebih dari 7 kali hehehehe… Film nya sendiri punya setting di Virgina – USA tahun 1971. Bercerita ttg perbedaan ras antara black and white disana. Perbedaaan itu juga terjadi di  SMU – SMU di Virginia yang mana satu SMU hanya untuk white or black students only. Sampai suatu ketika pemerintah menginginkan penyatuan antara keduanya dan salah satu yang disatukan adalah T.C. William High School. Sebelumya anggota the Titans hanya murid2 kulit putih dan dilatih oleh pelatih kulit putih juga, Bill Yoast. Namun sejak diadakan program tsb, Bill Yoast digantikan oleh Herman Boone yang notabene kulit hitam dan Boone pun mulai mengadakan perubahan didalam tim dgn cara memasukkan pemain2 baru yg berkulit hitam…. Untuk lebih jelasnya liat aja ndiri filmnyaaaaaa….

Aku tertarik dgn film ini karena aku masih melihat adanya ketegangan2 yg disebabkan karena ras, bahasa dan warna kulit di Indonesia ini. Dalam scoope yang lebih kecil mungkin di pergaulan kita, di sekolah kita atau bahkan di kantor kita dalam satu tim kita masih ada yg menganggap Ras dan Bahasa menjadi perbedaan yg prinsipal, padahal org2 nya juga sudah S1 or even double degree or S2 or S3 yg dalam salah satu mata kuliah dasarnya pasti belajar Masyarakat Kebudayaan Indonesia, PPKN dan Cross Culture Understanding yang mana menjelaskan bahwa perbedaan Ras dan Bahasa itu adalah kekayaan budaya dan bukan harus di pertentangkan sepanjang tidak bertentangan dgn hukum dan perundang undangan. Either you are Javanese, Chinese, Ambonese, Bataknese or ect we have to be proud for being the member of one race or community but not consider we are the best and consider the other is worse than us.

One day, someone was gossiping me in unappropriate manner because I spoke Javanese with my other Javanese friends… The reason is just because we live in Megapolitan city Jakarta and we have to take off our culture symbol which is my mother tongue, Javanese? and change to Megapolitan manner and speak Indonesian all the time???? What a stupid moron…. Maybe he / she doesnt know the reason why Malaysia take Reog away from Indonesia and say Reog is originally from Malaysia, and then Batik, Tempe and what next? all because we left our mother culture and language and do not consider them til someone stole it from us…

Solo is my hometown, the government are trying to rebuild Javanese culture which have been ruined by wrong modernization, trying to rebuild people’s pride of their Javanese race (in the right way of course)… That’s why we have to leave our differences without taking off our mother culture.

And for people who are racist, once again you are stupid moron…

2 Comments

  1. hai2…I’m Dian..I want to ask u something..Did u write skripsi about Racism? What’s theory that u take for your skrip? May I know? and what does new racism movies? any comment? I want to make skrip also..and I have took racism as my topic… How bout your skrips? is it good? already finish it?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s