For both of us, life is a process……

Ini adalah kali kesekian aku dan chubby pulang ke Solo. Masih dalam rangka preparing our D Day😀 . 16 August nanti aku dan chubby ada jadwal foto Prewedding. Kita berdua memilih lokasi foto di dalam kota Solo saja, coz sudah banyak konsep foto prewed di pantai. Lihat foto prewedding si A pantai, si B pantai, si C dan si D hehehe..kayanya kok pantai jadi lokasi wajib. Untung bukan kuburan yg jadi lokasi wajib. Soalnya kalo kuburan ci Chubby pasti seneng…lari dulu sebelum di gampar chubby aaaaaaaaaaaaah…ddddzzzzzzzzzzziiiiiiiiiiing

Kenapa tidak pantai? Yang pertama karena bosen, yang kedua takut item dan yang ketiga (alasan ini dateng baru sebulan ini) karena kondisi tangan kiriku pasca operasi patah tangan tanggal 4 Juli…Banyak konsep dalam pemikiran kita berdua, kadang nyambung, kadang beda, kadang temenan, kadang musuhan, kadang akur, kadang debat hehehehe…Ada beberapa konsep yang kita sepakati berdua, semua berkesan FUN and HAPPY. Coz itu apa adanya diri kita berdua, suka act like a child who’s always happy and sometimes silly.

Tanpa disadari memang proses persiapan pernikahan ini menempa kita berdua. Mulai dari konsep pernikahan, band, decoration, cake dan semua2nya hampir pasti kita pernah debat sengit soal semua itu. Setiap ada hal yang membutuhkan persetujuan bersama membuat kami sedikit banyak argue eachother, parahnya ya berantem. Tapi aneh bin ajaib, kita berdua tidak pernah bosen2nya berantem hehehe. Karena kalau bosen berantem artinya cukup sampe sekian dan good bye. Kita berdua tetep aja diskusi even tahu juga dibelakangnya nanti ada debat. Namun tidak tahu bagaimana caranya, kesepakatan itu datang bukan dari perdebatan kita berdua, bukan datang dari penjajahan kehendak diantara kami, entah darimana datangnya pokoknya tahu2 sepakat dan breakthrough itu muncul dan melebihi setiap ide kami.

Dan sekali lagi, eh dua kali, eh 3 deng, 4, 5, 6 and it’s counting.. THANKS God, semua perdebatan itu membuat kita jadi tahu satu sama lain lebih lagi, jadi tahu oooh chubby itu begini to…I claimed myself as the only person who knows chubby personally. Luar dalam kalau kita bilang, but through semua perkara yang kita lalui, uuuuppps, ternyata I only know her a LITTLE not much, sooooo smaaaaaaaaaaaal….Sewaktu Bimbingan Pra Nikah, Pa’ Pendeta bilang, “Jangan pernah berpikir kalau marriage is the end. BIG NO, pernikahan adalah awal dari proses mengenal yang sebenarnya. Sewaktu pacaran maybe u tahu pasanganmu, but jangan kaget nanti didalam pernikahanmu akan ada sifat2 baru dalam diri pasanganmy yg tidak pernah muncul saat pacaran”.

Thanks God coz semua yang terjadi ini adalah starting point yang bagus bagiku n chubby, krn bahkan sebelum kami menikah, kami telah memulai proses saling mengenal karakter kami masing2 yang sebenarnya. Bukan masalah baik dan buruk, bagus dan tidak bagus namun proses itu sendiri yg mendewasakan kami sehingga kami berubah oleh pendewasaan itu. Seperti besi menajamkan besi, kata Amsal 27:17, demikian kita tidak akan pernah bosan untuk saling menajamkan sesama demi kebaikan.

Life is a process and won’t stop til we’re laid on the ground, died. So, never giving up. Keep running, if you can’t run, just keep walking, if you can’t walk, just keep crawling, if you can’t crawl, just keep moving your hand, if you can’t move your hand, just keep breathing, if you don’t breath anymore then you are done.  Believe that there is one promise for us from our FATHER, HE WILL NOT LEAVE US ALONE………

God Bless u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s